Religiusitas Yesus di Tengah Yang Lain Dari Perspektif Emmanuel Levinas

Main Article Content

Norma Selfi Tanaem
Akwila Priska Ibu
Julio Eleazer Nendissa

Abstract

Abstract: This paper discusses the religiosity of Jesus among others from Levinas's perspective. Existentialist philosophy understands the "other" namely the Other. The purpose of this paper is to analyze the religiosity of Jesus through Levinas' theory of responsibility. This paper uses a qualitative research method with a literature study approach. Jesus set an example in His religiosity when meeting other people in his life. Jesus who not only cares about himself but is present in the lives of others for their salvation. For Levinas, responsibility is an action that can be carried out by humans without asking for a reply. Levinas' theory is expected to be a foundation for establishing relationships for fellow human beings and becoming an ethical moment when meeting other people. For Levinas, the Other is our responsibility to see them as people who exist. In Levinas' concept of responsibility we understand very well that when we are responsible for others it is a gift. Jesus really cares about everyone. He performs relationships and actions in the form of human values ​​because of the awareness of Himself to carry out His obligations as the savior of mankind. This concept of responsibility has been directly carried out by Jesus for the oppressed, such as the blind, lepers, and the lame being healed.


Abstrak: Tulisan ini membahas mengenai religiusitas Yesus di tengah yang lain dari perspektif Levinas. Filsafat eksistensialis memahami “yang lain” yaitu Sang Liyan. Tujuan penulisan ini ialah untuk menganalisis tentang religiusitas Yesus melalui teori tanggung jawab dari Levinas. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Yesus menjadi teladan dalam religiusitas-Nya ketika bertemu dengan orang lain dalam kehidupannya. Yesus yang tidak hanya mempedulikan diri sendiri tetapi hadir dalam kehidupan orang lain untuk keselamatan mereka. Bagi Levinas tanggung jawab merupakan suatu tindakan yang dapat dilaksanakan oleh manusia tanpa meminta balasan. Teori Levinas ini diharapkan dapat menjadi suatu fondasi untuk menjalin relasi bagi sesama manusia dan menjadi momen etis kala berjumpa dengan orang lain. Bagi Levinas, Sang Liyan itu adalah tanggung jawab kita untuk melihat mereka sebagai orang yang bereksistensi. Dalam konsep tanggung jawab Levinas kita memahami betul bahwa ketika kita bertanggung jawab atas orang lain maka itu anugerah. Yesus sangat peduli terhadap semua orang. Dia melakukan relasi dan tindakan berupa nilai-nilai kemanusiaan karena kesadaran dari diri-Nya sendiri untuk menjalankan kewajiban-Nya sebagai Juru selamat manusia. Konsep tanggung jawab ini secara langsung sudah dilakukan oleh Yesus terhadap orang tertindas seperti, orang buta, orang kusta, orang lumpuh disembuhkan.

Article Details

How to Cite
Norma Selfi Tanaem, Akwila Priska Ibu, & Julio Eleazer Nendissa. (2022). Religiusitas Yesus di Tengah Yang Lain Dari Perspektif Emmanuel Levinas. SOPHIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3(2), 82-94. https://doi.org/10.34307/sophia.v3i2.103
Section
Articles