Pendidikan Kristiani Berdasarkan Filipi 4:4-9 bagi Orang Tua Lanjut Usia yang Mengalami Kecemasan
Main Article Content
Abstract
Anxiety is an excessive fear of a mismatch between expectations and reality. Anxiety can be felt by anyone, regardless of age. Elderly people who have an age classification of 60 years until the end of life also often experience anxiety in their old age. The anxiety that often comes to them can generally be in the form of a feeling of fear of loneliness or solitude. Physical strength starting to weaken, the emergence of various diseases, feelings of not being ready to face death, and so on. Most elderly people deal with this anxiety on a regular basis. Through Christian education based on Philippians 4:4–9, assistance for the elderly is carried out to strengthen and prepare them to accept all the realities that occur in old age with faith and hope in Jesus Christ. By using a qualitative research method in the form of a library study, the researcher collects references from the Bible, books, journals, the internet, or other sources related to the topic of discussion in order to answer the writer’s needs in solving the case raised.
Kecemasan merupakan ketakutan yang berlebihan terhadap ketidaksesuaian antara harapan dan realita. Kecemasan dapat dirasakan oleh siapa saja tanpa mengenal batasan usia. Para lanjut usia yang memiliki klasifikasi umur 60 tahun hingga akhir hayat juga sering mengalami kecemasan dalam masa tua mereka. Kecemasan yang sering menghampiri mereka pada umumnya dapat berupa perasaan takut terhadap kesepian atau kesendirian, kekuatan fisik yang mulai melemah, munculnya berbagai penyakit, perasaan belum siap menghadapi kematian dan lain sebagainya. Kecemasan ini menjadi sebuah masalah umum yang hampir dialami oleh kebanyakan lanjut usia. Melalui Pendidikan Kristiani yang didasarkan pada Filipi 4:4-9 maka pendampingan terhadap para lanjut usia dilaksanakan untuk menguatkan dan mempersiapkan mereka dalam menerima semua realita yang terjadi pada masa tuanya dengan iman yang berpengharapan kepada Yesus Kristus. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif berbentuk studi pustaka maka peneliti mengumpulkan referensi-referensi baik yang bersumber dari Alkitab, buku, jurnal, internet ataupun sumber lainnya yang berkaitan dengan topik pembahasan guna menjawab kebutuhan penulis dalam menyelesaikan kasus yang diangkat.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Ahadiyanto, Nuzul. Psikologi Perkembangan Dewasa dan Lanjut Usia. Jember: Sumanto Al Qurtuby, 2021.Google Scholar
Annisa, Dona Fitri, dan Ifdil Ifdil. “Konsep Kecemasan (Anxiety) Pada Lanjut Usia (Lansia).” Konselor 5, no. 2 (30 Juni 2016): 93. https://doi.org/10.24036/02016526480-0-00
Barclay, William. Pemahaman Isi Alkitab Setiap Hari: Surat Filipi, Kolose, 1 Dan 2 Tesalonika. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2006.Google Scholar
BP. “Filipi, Kitab Sukacita.” SarapanPagi Biblika Ministry (blog), 2006. sarapanpagi.org
Lestari, Eni. “Studi Analisis Tentang Kelimpahan Damai Sejahtera Dalam Surat Filipi 4:4-9.” Predica Verbum: Jurnal Teologi dan Misi 1, no. 1 (12 Juni 2021): 31–45. https://doi.org/10.51591/predicaverbum.v1i1.10.
Lukas, Adi S. Diangkat Tuhan Dari Keterpurukan Menuju Kelimpahan. Yogyakarta: Andi, 2006.
Marbun, Tolop Oloan. “Shalom Sebagai Konsep Keselamatan Yang Holistik.” Jurnal Luxnos 5, no. 2 (20 Desember 2019): 147–57. https://doi.org/10.47304/jl.v5i2.23.
Maryam, Siti, Mia Fatma Ekasari, Rosidawati, Ahmad Jubaedi, dan Irwan Batubara. Mengenal Usia Lanjut Dan Perawatannya. Jakarta: Salemba Medika, 2008.Google Scholar
Mawarpury, Marty, Herdiyan Maulana, Maya Khairani, dan Endang Fourianalistyawati. Buku Seri Kesehatan Mental Indonesia: Kesehatan Mental Di Indonesia Saat Pandemi. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press, 2022.Google Scholar
Minirth, Frank B., dan Paul D. Meiner. Kebahagiaan: Sebuah Pilihan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2001.Google Scholar
Noegroho, Ipnu Rinto. Amalan Mujarab Pencerdas Otak. Yogyakarta: Anak Hebat Indonesia, 2021.
P, Duwi Kurnianto. “Menjaga Kesehatan di Usia Lanjut.” Jurnal Olahraga Prestasi Vol. 11 No. 2 (Juli 2015): 22–25.Google Scholar
Puswiartika, Dhevy. Mindfulness in Everyday Life. Jakarta: Pena Kreativa, 2022.
Setyawan, Annaas Budi. “Hubungan Antara Stress dan Kecemasan dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia di Klinik Islamic Center Samarinda.” Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 no. 1 (2017).Google Scholar
Simanjuntak, Junihot. Ilmu Belajar dan Didaktika Pendidikan Kristen. Yogyakarta: Andi, 2017.Google Scholar
Simatupang, Hasudungan, dan Ronny Simatupang. Pengantar Pendidikan Agama Kristen. Yogyakarta: Andi, 2020.Google Scholar
Waharman, Waharman, Made Nopen Supriadi, dan Yesri Talan. “Kajian Biblika Prinsip Hidup Berpadanan Dengan Injil Kristus Berdasarkan Filipi 1: 27-30.” Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi 4, no. 1 (24 Juni 2021): 30–39. https://doi.org/10.47457/phr.v4i1.120.
Wahyuni, Sri. Kepemimpinan Hamba dalam Filipi 2:5-11. Pekalongan: Nasyah Expanding Management, 2021.Google Scholar